Cerita Alumni

February 11, 2009 Posted by Alumni

juli_abet_simbolon1Saya lulusan IESP, angkatan 1995 lulus tahun 2000. Saya termasuk orang yang terjerambab masuk ke Universitas Wangsa Manggala. Cita-cita saya sebenarnya kuliah di UGM, karena itulah harapan orang tua dari kampung (Sumatera Utara). Saya memulai perkuliahan di UNWAMA dengan berat hati, malu, dan hampir tidak ada semangat. Semester 1 dan 2, IP saya cuma NASAKOM (Nilai satu koma). Saya jarang masuk kuliah, lebih sering nongkrong di kantin Bu Sunar. Sampai di tahun ke 2, saya sadar bahwa apa yang saya telah jalani adalah salah.

Saya terinspirasi dari seorang teman sekelas saya (KAMTINI = “dimana kamu sekarang?), seorang anak kampung yang sangat2 sederhana, tetapi bermental baja. Dengan mengayuh sepeda hampir 4 km dari rumahnya, dia harus naik bus lagi menuju kampus. Kamtini memang tidak populer di kampus pada saat itu. Dia tidak Gadis Idola, tidak pula jadi pusat perhatian, tetapi semangatnya yang begitu besar utk merubah nasibnya membuat bathin saya sangat terpukul. Bagaimana mungkin, saya yang dari segi ekonomi keluarga masih lebih mampu dibanding dia, kog malah sekolahnya asal asalan, malas, dan IPnya satu koma. Sementara Kamtini, masih mampu utk bersyukur bahkan kadang memberi saya uang Rp 3000 untuk beli rokok, dan IPnya tiga koma.

Tak ada kata terlambat, saya harus merubah diri. Saya harus selesaikan kuliah saya paling lambat tahun 2000. Dan syukurlah, memang saya mampu wisuda tepat 4 tahun 6 bulan masa study. Sekarang, Unwama telah bangga mencetak saya menjadi orang yang optimis, dan mampu bertarung menghadapi tantangan zaman. Saya sekarang tinggal di Batam Kepulauan Riau. Bekerja sebagai Manager Marketing di sebuah perusahaan pengembang property terkemuka di Batam (Cipta Group Developer Property & Construction).

Sudah merasakan nikmatnya buah kerja keras saya dengan melanglang buana ke Singapore, Malaysia, Thailand, dan China. Semuanya itu karena saya Kuliah di Univ. Wangsa Manggala Yogyakarta. Terimakasih Kamtini (bila kamu baca ini hub aku : http://www.abet-forsawittry.blogspot.com/), terimakasih Unwama, Terimakasih Yogyakarta. Suatu saat pasti aku kan kesana lagi.

Salam hangat

Ditulis ulang dari Komentar mas : http://www.abet-forsawittry.blogspot.com/ Simbolon Email : abet8_simbolon [at] yahoo.co.id

Tag:

    abidin fikri pdip,BIODATA ALUMNI RIAU dan RIWAYAT ORANG TUA

11 Responses to Cerita Alumni

  1. marda says:

    bang abet,

    sukses ya bang. Tuhan memberkati.

  2. suparlan says:

    kita harus bangga menjadi alumni Unwama/UMBY, meskipun kampusnya di pinggiran ternyata telah melahirkan generasi penerus bangsa yg sekarang mulai merasakan buah dari hasil kuliah di Kampus tercinta.
    bagi para alumni patut berbangga dan jalin relasi antar alumni agar yg belum dapat pekerjaan bisa terbantu

  3. imam says:

    @marda
    Mungkin bang MArda mau giliran cerita, silahkan loh…

    @suparlan
    Bang suparlan juga, sya sendir juga sangat bangga dengan UNWAMA :) . Ada cerira menarik yang bis meng inspirasi teman” lain?

  4. heri says:

    Marda..setahu sya tu cewek,bener gak ya?
    Yap..kita sbg jebolan unwama gak perlu minder krn kampusnya di desa n gak rame. tunjukkan ke smua kalo jebolan kampus “ndeso” bisa berprestasi n gak malu kalo ditanya..”mas/mbak lulusan mana?”..jawab dgn mantab..”Lulusan UNWAMA!!”

  5. Chris says:

    Sukses juga buat Mas Abet
    Sebenarnya banyak loh Alumni Unwama yang berhasil, dengan suasana ke “ndeso” an nya itulah yang bikin Unwama menjadi tempat yang enak dan nyaman untuk belajar dan meningkatkan kreatifitas serta kemandirian.
    Salam buat smua Alumni
    Smoga kesuksesan selalu menyertai.

    –CS–

  6. Acil says:

    Halo bang Abet… mat sukses… Acil masih kalah sama Abang, krn hanya keliling nusantara aja.. Salam buat Bang Naga cs… Lulusan Unwama banyak yang berhasil, karena umumnya orang biasa dengan tekad luar biasa. Hidup alumni Unwama.

    Acil_akuntansi_2006

  7. erwin akt 96 says:

    info temen kita yang sukses anak akt 96 itu om elwi yoga astanta om elwi sekarang di bea cukai…..hebat to koncoku itu.

  8. yoga says:

    sekedar meluruskan berita, apa yang dikatakan mas erwi akt 96, sangat berlebihan,yang hebat bukan saya….mari berusaha berbuat yang terbaik berantas Korupsi Kolusi dan Nepotisme…sudah saatnya Indonesia berubah…”Allah tidak akan merubah nasib suatu bangsa jika bangsa itu tidak berusaha untuk berubah”….Jangan pernah KORUPSI….

  9. Anton says:

    siapa bilang lulusan UNWAMA tidak bebobot,itu hanyalah bualan semata…laumninya liat az hebat-hebat ada yg jd pejabat,pengusaha,pegawai,politikus..pokonya alumni UNWAMA or MERCUBUANA Yogyakarta maju terus pantang menyerah…YAKIN USAHA.

  10. mh saragih says:

    Saya melihat lulusan UNWAMA luar biasa. Lihat Wens-eks redaktur TEMPO-dan kini sebagai Managing Editor VIVA NEWS, Ayus-kandidat doktor ekonomi UNPAD, Misnan Sitorus-GM Plantation PMA, Edy Lbr di USTP, Abidin Fikri-Caleg DPR RI PDIP (semoga berhasil)-eks bos litbang GMNI Pusat, Poltak Panggabean dan beberapa yang saya kenal tapi tak cukup saya ceritakan satu persatu. Bahkan hebatnya ada alumni UNWAMA yang saya kenal di perusahaan perkebunan sebagai GM termuda.
    Perlu diketahui mereka semua masih muda2 dan sukses diusia 30an, memiliki anak buah lebih tua dari mereka dan bahkan beberapa lulusan PTN terbaik di negeri ini. Jadi kalau ada yang minder sudah waktunya untuk bangkit.
    Mudah2an info ini bermanfaat bagi adik2 yang masih berkuliah di UNWAMA.

  11. hary says:

    Erwin & Elwi Van Damme,

    Piye kabar Prens?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>